HANKAM

TNI Siapkan Satgas Patriot III untuk Tampil di Pakistan Day

Satgas Patriot III
Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita menggelar apel pasukan Satgas Patriot III untuk Pakistan Day. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – TNI menyiapkan Satuan Tugas Patriot III mewakili kontingen Indonesia tampil dalam peringatan Pakistan Day pada Maret mendatang.

TNI yang dipimpin Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita telah menggelar apel pasukan Satgas Patriot III di Lapangan Markas Besar TNI, Jakarta Timur, Rabu (7/1).

Dalam arahannya, Jenderal Tandyo mengatakan bahwa penugasan sebagai kontingen Indonesia merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar.

Baca Juga: TNI AU Rumuskan Langkah Strategis Pemenuhan Penerbang dan Dokter Spesialis

“Keikutsertaan TNI dalam peringatan Pakistan Day tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi simbol persahabatan dan saling percaya antara Angkatan Bersenjata kedua negara,” kata Tandyo, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI, Kamis (8/1).

Tandyo meminta seluruh personel menjaga sikap, etika, serta nama baik bangsa selama penugasan ke luar negeri.

Satgas Patriot III
Satgas Patriot III terdiri dari prajurit terpilih lintas matra yang melalui tahapan seleksi. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Gelar pasukan tersebut dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel, perlengkapan, serta materiil yang akan digunakan dalam rangkaian kegiatan kenegaraan Pakistan Day. Kontingen TNI dijadwalkan mengikuti defile kehormatan bersama pasukan negara sahabat lain dalam upacara Pakistan Day.

Puspen TNI menulis, partisipasi TNI merupakan bentuk diplomasi pertahanan Indonesia sekaligus mencerminkan hubungan kerja sama militer yang telah terjalin erat antara Indonesia dan Pakistan.

Baca Juga: Panglima TNI Temui Menhan-Panglima AB Singapura, Bahas Kemitraan Strategis di Tengah Dinamika Keamanan

Selain sebagai kehormatan, keikutsertaan ini juga menjadi sarana memperkenalkan profesionalisme dan disiplin prajurit TNI di tingkat internasional.

Adapun Satgas Patriot III terdiri dari prajurit-prajurit terpilih lintas matra yang telah melalui tahapan seleksi kemudian akan melaksanakan latihan intensif.

Mereka dipersiapkan tidak hanya untuk menampilkan barisan defile, tetapi juga untuk membawa citra positif Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi kerja sama dan persahabatan antarbangsa. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.