TNI AL Kirim KRI Golok dan Dua KCR di LIMA 2023 Malaysia

Jakarta, IDM - Tiga KRI jajaran Koarmada I dikerahkan untuk mengikuti kegiatan pameran maritim dan kedirgantaraan Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA) 2023 di Malaysia.
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada I, Senin (22/5), ketiga kapal terdiri dari KRI Kerambit-627 dikomandani Letkol Laut (P) Priyanto Widodo, KRI Halasan-630 dikomandani Letkol Laut (P) Irwin Kurniady, dan KRI Golok-688 dikomandani Letkol Laut (P) Putu Agus Hariyanto.
Baca Juga: Tongkat Komando Dankormar Resmi Beralih ke Mayjen Nur Alamsyah
Pada kegiatan LIMA 2023, TNI AL ikut serta untuk mempererat hubungan bilateral dengan Malaysia, sekaligus menjalin hubungan multilateral dengan negara-negara peserta yang hadir. LIMA 2023 berlangsung dari 22-28 Mei di Langkawi, Malaysia.

Pada rangkaian kegiatan, ketiga KRI TNI AL itu akan ikut serta di berbagai kegiatan. Para prajurit akan menampilkan fleet review, demo visit board search and seizure (VBSS) dari Kopaska hingga terlibat pada farewell pass dengan seluruh angkatan laut negara lain.
Baca Juga: Jadi Tuan Rumah, KSAU Tinjau Persiapan Lanud Sutan Sjahrir jelang Penas KTNA 2023
Komandan KRI Kerambit-627 selaku Dansatgas LIMA 2023 Letkol Laut (P) Priyanto Widodo, menyampaikan kegiatan LIMA 2023 adalah salah satu bentuk kegiatan Show of Force dan Gun Boat Diplomacy.
"Dengan menampilkan alat utama sistem senjata (alutsita) yang mampu diproduksi di dalam negeri, diharapkan dapat memberikan deterrent effect atau penangkal terhadap niatan bermusuhan maupun ancaman dari negara lain," ujarnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































