TNI AL dan Cina Sepakat Perkuat Hubungan Bilateral untuk Jaga Keamanan Kawasan

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, menerima kunjungan Wakil Panglima Komando Satuan Perang Wilayah Selatan, Angkatan Bersenjata Cina Laksamana Madya Wei Wenhui di Mabesal, Kamis (19/10).
Dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (20/10), dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat mempererat hubungan bilateral melalui diplomasi angkatan laut serta bekerja sama menjaga keamanan kawasan dan perdamaian dunia.
Baca Juga: Makna Penghargaan Medali Order of Merit Prancis yang Diterima oleh KSAU
Hubungan bilateral antara Indonesia dan Cina di bidang pertahanan yang telah terjalin sejak lama, menginisiasi kedua angkatan laut untuk terus meningkatkan kerja sama sehingga menjadi kemitraan strategis komprehensif.

Selain kerjasama bidang pertahanan, juga dilaksanakan kerja sama bidang pendidikan dan latihan dan diplomasi. Kerjasama yang sudah terjalin ini terwadahi dalam Forum Navy to Navy Cooperation Talks (NTNCT).
Baca Juga: Janji KSAD di Akhir Masa Tugasnya, Bangun Perumahan Prajurit Brigif 18/Trisula Kostrad
Ali juga mengucapkan terima kasih atas peran aktif Angkatan Laut Cina dalam mendukung kegiatan yang telah dilaksanakan oleh TNI AL, seperti partisipasi dalam kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK), International Maritime Security Symposium (IMSS).
Serta kunjungan kapal perang dalam rangka good will visit, merupakan sikap positif Cina untuk meningkatkan hubungan kerja sama dengan TNI AL. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































