TNI AL Akan Siapkan SRV-F Mk.3 Sebagai Kapal Bantu Hidro-Oseanografi

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengatakan TNI AL bakal menyiapkan satu unit kapal bantu hidro-oseanografi untuk Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal).
"Satu unit lagi (kapal) bantu hidro-oseanografi sedang disiapkan," kata Ali usai sertijab tiga jabatan perwira tinggi TNI AL di Mako Kolinlamil, Jakarta, Senin (20/11).
Ali menambahkan selain sebagai bantu hidro-oseanografi, satu unit kapal tersebut juga berfungsi sebagai yakni Submarine Rescue Vehicle System (SRVS) untuk kapal selam TNI AL.
Baca Juga: Satgas Raider Kostrad Gagalkan Pasokan Senjata M4 dan AR 15 untuk KST
"Nanti selain berfungsi sebagai kapal bantu hidro-oseanografi, juga sebagai kapal rescue terhadap kapal selam," ujar Ali.
Kapal tersebut bernama SRV-F Mk.3, buatan Submarine Manufacturing & Products Ltd. (SMP) Inggris. Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan PT BTI Indo Tekno menandatangani kontrak pengadaan kapal berteknologi canggih ini, pada Jumat (1/9) lalu.
Dirancang sebagai sistem hibrida yang cocok untuk diangkut melalui udara, kapal induk, atau ditarik kapal lain, SRV-F Mk 3 dapat menyelam hingga lebih dari kedalaman 500 meter.
Baca Juga: KSAL Pimpin Sertijab Danpushidrosal, Pangkolinlamil, dan Asrena KSAL
SRV-F Mk.3 mengadopsi kemampuan "One Out, All Out", yakni dirancang mampu menyelamatkan seluruh kru kapal selam hanya dalam satu kali perjalanan saja.
Kapasitas SRV-F Mk.3 yang mencangkup 50 orang penumpang dan tiga kru ini mempunyai desain hybrida yang memungkinkan untuk dibawa dengan menggunakan Mothership maupun pesawat dan transportasi darat. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































