Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) memperpanjang kerja sama dengan lembaga hidrografi Kerajaan Inggris, United Kingdom Hydrographic Office (UKHO). Kedua pihak sepakat menjalin kemitraan selama lima tahun ke depan untuk memperbarui peta laut serta mendukung keselamatan navigasi maritim.
Fokus utama kami sepanjang tahun ini adalah mengoptimalkan operasional unsur alutsista baru, mematangkan integrasi data hidro-oseanografi untuk kepentingan pertahanan bawah laut, serta mengakselerasi migrasi database peta laut nasional menuju standar digital baru.
Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) bakal membawa peta laut digital terbaru, peta navigasi elektronik (Electronic Navigational Chart/ENC) Seri S-100, ke perairan berarus deras dan ekstrem. Pengujian ini jadi tahap lanjutan setelah Pushidrosal merampungkan uji coba awal (sea trial) di Teluk Jakarta, Kamis (17/9).
Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) menguji coba peta laut digital generasi terbaru di perairan Teluk Jakarta, Kamis (17/9). Pengujian lapangan (sea trial) ini menjadi bagian dari persiapan Indonesia menuju penerapan standar navigasi maritim internasional pada 2029 mendatang.
Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) memamerkan deretan peralatan pemetaan laut modern di atas kapal survei KRI Canopus-936. Unjuk kemampuan teknologi maritim ini berlangsung saat kapal tersebut berlayar mengarungi perairan Teluk Jakarta, Rabu (12/8).
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memperkuat kerja sama dengan Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) untuk mengamankan wilayah perbatasan. Kolaborasi ini menyatukan instrumen diplomasi luar negeri dengan dukungan data teknis pemetaan laut.
Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) menyerahkan peta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) versi laut ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Penyerahan peta resmi ini bertujuan memperkuat literasi maritim dan integrasi data wilayah perairan di ranah pendidikan.
Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) membuka peluang bagi para peneliti untuk menggelar riset ilmiah di atas kapal survei milik TNI AL. Langkah ini menjadi bagian dari rencana penguatan ekosistem sains maritim nasional.
Ketika berbicara tentang kekuatan laut, perhatian publik biasanya tertuju pada kapal perang, kapal selam, atau rudal. Padahal, sebelum seluruh alutsista tersebut dapat beroperasi secara efektif, ada satu fondasi yang sangat penting namun sering luput dari perhatian, yaitu data hidro-oseanografi.
Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) mendorong standardisasi profesi pemetaan laut agar berlaku di luar instansi militer. Penguatan ini berjalan untuk menjamin legalitas serta akreditasi para ahli pemeta laut pada skala nasional.