TNI AD Soal Perubahan Doktrin: Zaman dan Teknologi Berkembang Termasuk di Papua

Jakarta, IDM – TNI AD menyikapi soal rencana perubahan doktrin peperangan TNI yang diungkapkan Panglima TNI dalam pengarahan kepada jajarannya di rapim TNI beberapa waktu lalu.
Menurut Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana hal ini lantaran zaman terus berubah termasuk perkembangan informasi, teknologi yang juga semakin berkembang.
Baca Juga: PMPP TNI Jadi Tuan Rumah UN Peacekeeping Ministerial Preparatory Meeting
"Ini juga implementasinya atau implikasinya juga kepada yang berkaitan dengan isu-isu yang bersinggungan dengan kita. Isu keamanan, isu pertahanan. Tentu taktik, teknik akan semakin berkembang, termasuk di Papua," kata Wahyu di Mabesad, Jakarta, Rabu, (5/2).
Lebih lanjut Wahyu menjelaskan saat ini TNI benar-benar diandalkan oleh Indonesia untuk menjadi penjaga negeri, menjadi pengayom, pelindung di benteng terakhir. Salah satu pertimbangannya untuk mengubah doktrin tentu karena hal ini.
Baca Juga: Artileri Persenjataan TNI AL Akan Lengkapi Kemampuan Tempur 2 Kapal Patroli Hibah Jepang
"Jadi pasti perkembangan teknologi itu akan kita sesuaikan dengan perubahan-perubahan pembuatan doktrin. Yang keperluannya kepentingannya menyesuaikan dengan perkembangan zaman, tentu semua yang berkaitan dengan motif, model, teknik, taktik dihadapan dengan isu keamanan juga pasti akan berkembang. Tapi detailnya teknisnya juga akan kita sampaikan setelah kita melaksanakan kajian-kajian dan kita melaksanakan suatu kelompok kerja yang nantinya akan menghasilkan doktrin," kata Wahyu. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































