TNI AD Laksanakan 50 Kegiatan TMMD dalam Waktu Tiga Bulan, Sukses 100 Persen

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menutup secara resmi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun 2025 di Lapangan Rambate Rata Raya, Kisaran, Kabupaten Asahan, Rabu (4/6).
Pada kesempatan tersebut, ia mengatakan TNI AD berhasil melaksanakan kegiatan TMMD ke-124 di seluruh Indonesia dalam waktu triwulan (tiga bulan). Hasilnya seluruh sasaran TMMD, baik fisik maupun nonfisik, telah selesai 100 persen.
“Dalam satu triwulan, kita laksanakan 50 kegiatan TMMD di seluruh Indonesia. Saya berharap kegiatan ini terus berkembang dan memberi manfaat luas bagi rakyat,” ujar Maruli dalam keterangannya dikutip dari Dispenad, Kamis (5/6).
Baca Juga: Merajut Kebersamaan di Momentum HUT ke-58 Yonif 411 Pandawa Kostrad
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa program TMMD adalah bentuk sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya membangun wilayah-wilayah terpencil demi pemerataan kesejahteraan. Menurutnya dampak dari pembangunan tidak harus selalu berskala besar. Bagi masyarakat desa, setiap sentuhan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar seperti infrastruktur, air bersih, dan layanan sosial memiliki arti yang sangat besar.
"TMMD merupakan wujud nyata hadirnya negara bagi rakyat hingga ke pelosok-pelosok desa. Pembangunan ini mungkin tidak terlihat megah, tetapi bagi warga desa, ini adalah sesuatu yang sangat berarti. Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam keberhasilan program ini,” kata Maruli.
TMMD ke-124 yang berlangsung dari 6 Mei hingga 4 Juni 2025 telah menghasilkan berbagai capaian konkret seperti pengecoran jalan yang akan menjadi akses vital bagi kegiatan ekonomi masyarakat. Selain itu, TMMD juga membangun unit sumur bor untuk kebutuhan air bersih, merehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), memperbaiki mushola, serta membangun fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK).
Baca Juga: Puluhan Bintara Remaja TNI AU Ikuti Latker APS Pesawat Hawk 100/200 di Lanud Roesmin Nurjadin
Di bidang nonfisik, TMMD menyelenggarakan berbagai kegiatan penyuluhan yang meliputi bela negara dan wawasan kebangsaan, sosialisasi program keluarga berencana, kesehatan, penanggulangan stunting, edukasi pertanian dan peternakan, ketahanan pangan, penyuluhan hukum, kerukunan umat beragama, lingkungan hidup, hingga pencegahan narkoba.
Selain TMMD, TNI AD saat ini tengah menjalankan program unggulan lainnya yakni Manunggal Air, yaitu program penyediaan air bersih di berbagai daerah. Setiap lokasi TMMD ditargetkan minimal memiliki 50 titik sumber air bersih untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































