HANKAM

Puluhan Bintara Remaja TNI AU Ikuti Latker APS Pesawat Hawk 100/200 di Lanud Roesmin Nurjadin

Komandan Wing Udara 6 Kolonel Pnb Adhi Safarul Akbar.
Komandan Wing Udara 6 Kolonel Pnb Adhi Safarul Akbar, mewakili Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, membuka Latker APS Pesawat Hawk 100/200 di Lanud Roesmin Nurjadin. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Jakarta, IDM – Sebanyak 20 bintara remaja TNI Angkatan Udara (TNI AU) lulusan sekolah kejuruan mengikuti Latihan Kerja (Latker) Aircraft Pneudraulic System (APS) pesawat Hawk 100/200 Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Skadron Teknik (Skatek) 045, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Selama mengikuti Latker, para peserta akan memperdalam kompetensi teknis di bidang sistem pneumatic dan hydraulic, dua subsistem vital yang menunjang kendali, kestabilan, dan performa pesawat tempur Hawk 100/200 dalam berbagai misi operasional.

Baca Juga: Kopasgat Gelar Latihan Trisula Perkasa untuk Tingkatkan Kemampuan Operasi

Seusai mengikuti Latker ini, puluhan bintara remaja TNI AU itu diharapkan dapat menjadi teknisi-teknisi pesawat tempur yang siap mendukung beragam misi dan operasi TNI AU di masa depan.

Latihan tersebut dibuka secara resmi oleh Komandan Wing Udara 6 Kolonel Pnb Adhi Safarul Akbar, mewakili Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, di Lobi Gedung VIP Pandawa, Lanud Roesmin Nurjadin, Selasa (3/6).

Bintara remaja TNI AU.
Puluhan bintara remaja TNI AU (baris depan) mengikuti Latker APS Pesawat Hawk 100/200 di Lanud Roesmin Nurjadin. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Dalam amanat tertulisnya, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin mengatakan, latihan kerja ini dapat menjadi sarana pembentukan jati diri seorang teknisi militer. Untuk itu, para peserta diharapkan dapat mengikuti setiap latihan dengan seirus, disiplin, serta penuh tanggung jawab.

Baca Juga: Merajut Kebersamaan di Momentum HUT ke-58 Yonif 411 Pandawa Kostrad

“Jangan malu bertanya dan jangan pernah merasa cukup. Kalian sedang membangun fondasi masa depan pertahanan udara Indonesia,” imbuh Marsma TNI Abdul Haris dikutip dari keterangan TNI AU dalam laman tni-au.mil.id, Rabu (4/6).

Danlanud Roesmin Nurjadin juga berpesan agar para peserta dapat memperhatikan aspek keselamatan serta kepatuhan terhadap prosedur kerja. Pasalnya, mereka akan bekerja langsung dengan alutsista milik negara yang membutuhkan ketelitian, kecermatan, dan kepatuhan terhadap SOP. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.