TNI AD Berangkatkan 1.638 Keluarga Mabesad Mudik Bersama ke Jawa

Jakarta, IDM - Asisten Personel Kepala Staf Angkatan Darat (Aspers KSAD) Mayjen TNI Darmono Susastro, memberangkatkan 1.638 personel militer dan PNS Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Selasa (18/4).
Ribuan keluarga besar Mabesad tersebut berangkat menggunakan 36 unit bus dari PT Arwana Citra Mulia Tbk, PT Sinde Budi Sentosa serta PT Eka Sari sebagai penyedia armada bus. Pemudik berangkat dari Mabesad, Jakarta, menuju beberapa kota di Pulau Jawa.
Baca Juga: Prajurit TNI AD Bangun Rumah Baca bagi Anak Perbatasan Indonesia-Malaysia
Darmono menyampaikan, mudik bersama Idul Fitri 2023 ini patut disyukuri. Hal ini dikarenakan beberapa tahun lalu masyarakat tidak bisa melaksanakan mudik lebaran dan bertemu keluarga di kampung halaman akibat pandemi Covid-19.

"Selain meringankan para pemudik dalam hal biaya transportasi, mudik bersama secara terkoordinir juga mengurangi jumlah penggunaan kendaraan pribadi," ujar Darmono dikutip dari keterangan Dispenad.
Baca Juga: Panglima TNI Naikkan Status Operasi di Papua Jadi Siaga Tempur
Mudik bersama, lanjutnya, juga dapat meminimalisir kepadatan kendaraan di jalan raya serta terjadinya kecelakaan lalu lintas. "Saya berharap seluruh rombongan dapat tiba di tujuan masing-masing dalam keadaan selamat," pungkasnya. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































