Siswa Sekbang A-105 Rampungkan Tradisi Terbang Solo, Danlanud Adi Sutjipto : Ini Bentuk Prestasi

Jakarta, IDM - Komandan Lanud Adi Sutjipto, Marsma TNI Dedy Susanto mengatakan, terbang solo merupakan bentuk pencapaian, prestasi dan kerja keras para siswa sekolah penerbang (Sekbang) TNI Angkatan Udara (TNI AU) selama melaksanakan pendidikan sekolah penerbang.
Hal itu disampaikan Dedy saat memimpin upacara tradisi terbang solo bagi siswa Sekbang A-105 yang digelar di Shelter Bravo Skadik 101, Wingdik 100/Terbang Lanud Adi Sutjipto pada beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Aksi Personel Lanud Sultan Hasanuddin dalam Simulasi Force Down Pesawat Asing
Usai tradisi ini, Danlanud Adi Sutjipto berharap, para siswa Sekbang A-105 dapat terus semangat serta lebih tekun dalam belajar dan berlatih. Ia menambahkan, proses pendidikan bina terbang selanjutnya masih sangat panjang dan menuntut para siswa untuk lebih fokus serta serius.

"Untuk itu, para siswa diharapkan tidak lengah dan berpuas diri," pesan Marsma TNI Dedy dikutip dari keterangan foto di instagram @lanud_adisutjipto_yogyakarta, Senin (12/2).
Baca Juga: Torehkan Prestasi, Tim Bola Voli Lanud SMH Palembang Sabet Gelar Juara Pertama
"Hayati terus airmenship dan tanamkan disiplin diri, ketelitian, akurasi, serta rasa tanggung jawab agar kalian senantiasa aman dan selamat dalam menjalankan tugas di masa depan," pungkasnya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































