Siapkan Calon Pengawak KRI, 179 Siswa Pusdiklek Latihan Teknologi Sistem Kendali Senjata

Jakarta, IDM - Sebanyak 179 siswa Pusat Pendidikan Elektronika (Pusdiklek) Kodiklatal menghadiri pembukaan latihan praktik teknologi sistem kendali senjata di Surabaya, Jawa Timur, Senin (27/5). Para siswa tersebut akan mengikuti latihan selama sepekan di Probolinggo.
Adapun 179 siswa tersebut berasal dari berbagai program pendidikan di Pusdiklek, yaitu 10 siswa kursus spesialis elektronika II, 11 siswa pendidikan spesialis perwira elektronika, 139 siswa pendidikan pertama bintara angkatan 43, dan 19 siswa pendidikan pertama tamtama elektronika senjata angkatan 43.
Baca Juga: Pangdam Cenderawasih dan Menteri Pertanian Laksanakan Tanam Perdana 40.000 Ha di Papua Selatan
Komandan Pusat Pendidikan Elektronika (Pusdiklek) Kodiklatal, Kolonel Laut (E) Yusup Budi Santosa, menyampaikan latihan praktik bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dan operasional siswa dalam mengoperasikan serta merawat sistem kendali senjata.

"Khususnya untuk meriam 76 mm yang digunakan di kapal perang Republik Indonesia (KRI)" kata Yusup, dikutip dari keterangan Dispen Kodiklatal, Kamis (30/5).
Sementara Wakil Komandan (Wadan) Kodikdukum Kolonel Laut (S) Tri Yudi Siswantoro menekankan pentingnya latihan tersebut untuk memberikan bekal kepada para siswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang kendali senjata.
Baca Juga: Gelar Pendaratan Khusus, Brigif 2 Marinir Rebut Pantai Musuh di Malang
"Latihan ini dirancang untuk mempersiapkan mereka menjadi asisten perwira divisi dan operator perawatan peralatan yang andal serta sebagai pengawak di kapal perang jajaran TNI AL," ungkap Tri.
Selama latihan, para siswa akan menghadapi berbagai skenario yang menggambarkan kondisi nyata di lapangan. Mereka akan belajar tentang prosedur operasional standar, teknik pemeliharaan, dan penanganan darurat untuk sistem kendali senjata. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































