HANKAM

Sebanyak 14 Pati TNI AU Dapat Kenaikan Pangkat, 9 Kolonel Pecah Bintang Satu

Marsma TNI Ardi Syahri
Marsma TNI Ardi Syahri menjadi salah satu Pati TNI AU yang melaporkan kenaikan pangkatnya kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - Sebanyak 14 perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (TNI AU) mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dan melaporkan hal tersebut kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (15/5).

Kenaikan pangkat para Pati TNI AU tersebut merujuk pada Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/773/V/2024 Tanggal 13 Mei 2024 tentang kenaikan pangkat ke dan dalam golongan perwira tinggi TNI.

Selain 14 pati TNI AU, dalam surat perintah yang sama juga terdapat nama-nama 46 Pati TNI AD serta 15 Pati TNI AL lainnya, sehingga total Pati TNI yang mendapat kenaikan pangkat kali ini sebanyak 75 orang.

Baca Juga: Prajurit Marinir Indonesia dan AS Latihan Menembak hingga Jungle Survival di Lampung

Di antara belasan Pati TNI AU yang mendapat kenaikan pangkat itu, terdapat sembilan kolonel yang akhirnya menjadi pewira tinggi bintang satu atau mengemban pangkat Marsekal Pertama (Marsma) TNI. Mereka adalah Marsma TNI Ardi Syahri (Kadispenau); Marsma TNI Juli Heryanto Ginting (Danlanud Atang Sendjaja); Marsma TNI Medi Rachman (Kadisdikau); dan Marsma TNI Muhammad Zuhdizul (Kakordos Seskoau).

Pati
Sebanyak 15 Pati TNI AU melaporkan kenaikan pangkat mereka kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Kemudian terdapat nama Marsma TNI Bonan D.O. Siagian (Bandep Ur. Lingkungan Strategi Regional Setjen Wantannas; Marsma TNI Taufik Hidayat (Pati Sahli Kasau Bid. Strahan); Marsma TNI Komara (Dir Dal Progar Ditjen Renhan Kemhan); Marsma TNI Albertus Irianto (Bandep Ur. Strategi Nasional Setjen Wantannas); dan Marsma TNI E. Poedjihartanto (Pati Sahli KSAU Bid. Air Power).

Baca Juga: Puspenerbal Mulai Geser 6 Pesawat dari Sidoarjo ke Tanjung Pinang Juni 2024

Sementara itu, melansir keterangan TNI AU, disebutkan dua Pati TNI AU yang naik pangkat menjadi Pati bintang tiga (Marsekal Madya/Marsdya TNI) adalah Marsekal Madya TNI M. Khairil Lubis yang menjabat Pangkogabwilhan II serta Komandan Sesko (Dansesko) TNI Marsdya TNI Arif Widianto.

Selanjutnya, tiga Pati TNI AU yang sebelumnya memiliki pangkat Marsekal Pertama (Marsma) TNI naik pangkat menjadi Marsekal Muda (Marsda) TNI yaitu Marsda TNI Danet Hendriyanto (Kapuslaiklambangjaau); Marsda TNI Djohn Amarul (Aspers KSAU); dan Marsda TNI Frederick Situmorang (Pa Sahli Tk. III Bid. Intekmil dan Siber Sahli Panglima TNI). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.