Satgas Yonif 501 Bagikan Makanan Gratis untuk Warga Perbatasan

Jakarta, IDM - Sebagai satuan dengan kualifikasi khusus, terutama yang sedang bertugas di wilayah perbatasan, salah satu kegiatan yang dilakukan adalah melakukan komunikasi sosial dengan warga.
Di sela-sela tugas operasi pengamanan wilayah, Satgas Yonif Para Raider 501/Bajra Yudha Kostrad membagikan makanan untuk warga Kampung Kamat.
Baca Juga: Puspenerbal Akan Gelar Pelatihan Terbang Awak Drone Schiebel Camcopter S-100
Panglima Koops Habema, Brigjen TNI Lucky Avianto menyebut, pemberian makan gratis ini merupakan bentuk pelayanan kebutuhan dasar untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua.
Selain itu, pembagian makan ini juga merupakan upaya mendukung program pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto terkait program makan siang bergizi.
Baca Juga: Wakil KSAD Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 12 Perwira Tinggi TNI AD, Ini Daftar Namanya
Sebelum kegiatan patroli dimulai, Satgas Yonif 501 Kostrad telah menyiapkan beberapa paket nasi bungkus untuk dibagikan kepada para warga.
“Oleh karenanya, Selasa pagi tersebut, dimanfaatkan oleh para Prajurit Pos Kamat dengan membawa beberapa paket bekal nasi untuk dibagikan kepada para warga,” ujar Letda Inf Puji Handoko dalam rilis yang diterima, Rabu (6/11). (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































