HANKAM

Ratusan Prajurit Raider 113 Dipersiapkan Berangkat ke Papua

prajurit Raider dari Yonif 113/JS
Ratusan prajurit Raider dari Yonif 113/JS dipersiapkan berangkat ke Papua menjadi Satuan Tugas Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile 2025. (Foto: Pendam IM)

Jakarta, IDM - Ratusan prajurit Raider dari Yonif 113/JS dipersiapkan berangkat ke Papua menjadi Satuan Tugas Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile 2025. Hal ini dipastikan saat Komandan Brigif (Danbrigif) 25/Siwah Kolonel Inf Raja Gunung Nasution memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit Yonif 113/JS di Markas Yonif 113/JS, Bireuen, Aceh beberapa waktu lalu.

Dilansir keterangan dari Pendam Iskandar Muda (IM), Kamis, (13/2) pengarahan ini bertujuan untuk memberikan motivasi serta memperkuat pemahaman para prajurit mengenai tugas dan tanggung jawab mereka dalam menjalankan misi pengamanan di wilayah perbatasan RI-PNG. Dalam arahannya, Raja menekankan pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap perintah, serta kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi tugas operasi.

Baca Juga: Bertemu Erdogan, Prabowo Sampaikan Ingin Produksi Bersama Industri Pertahanan RI dan Turki

"Para personel Satgas RI-PNG Mobile Yonif 113/JS harus senantiasa menjaga ibadah. Selama pelaksanaan operasi, jangan pernah menawar-nawar perintah. Laksanakan prosedur tetap, taktik, dan teknik dengan benar. Selain itu, pastikan kondisi kesehatan tetap prima, baik selama latihan maupun saat berada di medan tugas," katanya.

Lebih lanjut, Raja mengingatkan seluruh prajurit agar memanfaatkan setiap sesi latihan dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kesiapan operasional, serta menjaga semangat dan moral satuan.

Baca Juga: TNI AL Bongkar Pagar Laut di Tangerang Sepanjang 28 Km

"Latihan ini bukan hanya kewajiban, tetapi demi keselamatan kalian sendiri. Pergi lengkap, pulang pun harus lengkap," pungkasnya.

Persiapan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 113/JS ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.