TNI AL Bongkar Pagar Laut di Tangerang Sepanjang 28 Km

Jakarta, IDM – TNI AL berhasil membongkar jajaran pagar laut ilegal di Tangerang, Banten, dengan total sepanjang 28,8 km untuk memudahkan aktivitas nelayan mencari ikan di perairan.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama I.M Wira Hady, mengungkapkan pada hari ini, Rabu (5/2), TNI AL berhasil membongkar 3,9 km pagar laut dengan rincian 2,9 km di Tanjung Pasir dan 1 km di Kronjo.
Baca Juga: Panglima TNI Beberkan Prioritas Utamanya Pimpin TNI
"Pembongkaran yang dilakukan TNI AL ini telah membuka akses para nelayan untuk melaut sehingga tersisa 1,36 km dari 30,16 km," ungkap Wira dalam keterangannya.

Dalam pembongkaran hari ini, sebanyak 321 personel TNI AL yang terdiri dari Pasmar 1 dan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) III membantu proses pembongkaran pagar laut. Selain itu, sarana yang digunakan antara lain 1 Patkamla, 11 perahu karet, 1 RBB, 1 RHIB serta 10 perahu nelayan.
Baca Juga: Bertemu Erdogan, Prabowo Sampaikan Ingin Produksi Bersama Industri Pertahanan RI dan Turki
Wira juga mengatakan, pembongkaran pagar laut pada hari ini juga mengalami kendala seperti kemampuan mesin kapal kurang kuat sehingga menghambat pelaksanaan dan sebagian besar pagar bambu banyak dipasang dua lapis.
"Rencananya, Kamis besok, pembongkaran pagar laut dinyatakan selesai, yang diharapkan untuk sisa pagar laut sepanjang 1,36 km dapat dibongkar secara mandiri oleh masyarakat nelayan setempat," kata Wira. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































