Operasi gabungan Satgas TNI dari Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 9 Marinir, Denkul 4/Rajawali V Yonif 411/Pandawa/6/2 Kostrad, dan Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 764/IB berhasil mendapatkan satu pucuk senjata organik laras panjang merek Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm. Operasi ini berlangsung di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya.
Prajurit satuan tugas perbatasan (satgas pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir mengobati seorang warga Kampung Topo, Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Minggu (4/10). Warga bernama Darna ini mendatangi pos prajurit usai mengalami luka robek di bagian kepala.
Pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Deton Murib akhirnya menyatakan ikrar Kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Deton merupakan salah satu anggota kelompok OPM Kodap XXVII pimpinan Kalenak Murib. Ikrar kesetian difasilitasi Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 621/Manuntung dan dilakukan di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Jumat (11/9).
Upaya memberantas penyalahgunaan narkotika di wilayah perbatasan Indonesia-PNG terus dilakukan oleh para personel Tentara Nasional Indonesia (TNI). Terbaru, pada 13 Juli 2026, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil menemukan 5.000 batang tanaman ganja di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
TNI AD akan kembali mengirimkan ratusan prajuritnya ke Papua. Hal ini dipastikan saat Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko memberikan pengarahan dan dukungan logistik kepada prajurit Yonif 725/Woroagi yang akan melaksanakan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Wilayah Papua TA 2026.
Prajurit satuan tugas (satgas) pengamanan perbatasan RI-PNG Mobile 2025 Batalion Infanteri (Yonif) 4 Marinir kembali menyapa warga Distrik Komopa, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Selasa (9/12). Kehadiran pasukan 'Candraca' disambut antusias masyarakat yang datang mengikuti komunikasi sosial.
Suasana haru terasa di Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Papua Barat Daya, Sabtu (6/12). Warga bersama Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha meresmikan Tugu Marinir Habema dan memberikan gelar adat kehormatan.
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile 2025 Batalyon Infanteri (Yonif) 4 Marinir berhasil membangun titik kuat baru di Distrik Pasir Putih, Paniai, Papua Tengah, setelah melalui proses panjang yang diwarnai penolakan dari masyarakat setempat.
Prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile 2025 Batalyon Infanteri (Yonif) 4 Marinir menunjukkan tugas mereka tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir sebagai penolong kesehatan bagi masyarakat pedalaman Papua.