HANKAM

Pendekatan Humanis, Pentolan OPM Deton Murib Akhirnya Kembali ke NKRI

Deton Murib
‎Kegiatan Ikrar Kesetiaan kepada NKRI terhadap Deton Murib, salah satu anggota kelompok OPM Kodap XXVII pimpinan Kalenak Murib. (Foto: Dok. Yonif 621/Manuntung)

Jakarta, IDM – Pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Deton Murib akhirnya menyatakan ikrar Kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Deton merupakan salah satu anggota kelompok OPM Kodap XXVII pimpinan Kalenak Murib. Ikrar kesetian difasilitasi Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 621/Manuntung dan dilakukan di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Jumat (11/9).

Dilansir dari keterangan Penyonif 621/Manuntung, Sabtu (12/9), kegiatan ikrar dipimpin langsung oleh Dansatgas Yonif 621/Manuntung Letkol Inf Eko Arif Chrestianto dan dihadiri sekitar 50 orang yang terdiri dari unsur aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat serta pihak keluarga.

Baca Juga: KSAD Maruli: Selain Jepang, Cina Juga akan Bantu Tangani Karhutla
‎
‎Rangkaian kegiatan diawali dengan doa, dilanjutkan sambutan Dansatgas, pembacaan Ikrar Kesetiaan kepada NKRI, penandatanganan ikrar, serta penciuman Bendera Merah Putih oleh Deton Murib sebagai simbol komitmen untuk kembali dan setia kepada NKRI.

Dansatgas Yonif 621/Manuntung pada kesempatan tersebut berharap momentum tersebut menjadi awal perubahan bagi Deton Murib untuk meninggalkan kelompok OPM dan menjalani kehidupan secara damai bersama masyarakat.

Baca Juga: TNI AD akan Evaluasi Pola Pengamanan Warga Sipil di Papua

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama dan tokoh adat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban sehingga masyarakat Sinak dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,”ujar Eko.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 16.20 WIT tersebut berjalan aman dan lancar. Momentum ini menjadi bagian dari upaya pendekatan humanis melalui pembinaan, komunikasi dan sinergi bersama masyarakat dalam menciptakan stabilitas keamanan serta mendukung kemajuan wilayah Sinak.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.