TNI AD akan Kirim Lagi Ratusan Prajurit ke Papua

Jakarta, IDM – TNI AD akan kembali mengirimkan ratusan prajuritnya ke Papua. Hal ini dipastikan saat Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko memberikan pengarahan dan dukungan logistik kepada prajurit Yonif 725/Woroagi yang akan melaksanakan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Wilayah Papua TA 2026.
Dilansir dari keterangan Penkodam XIV/Hasanuddin, Jumat (20/2), Bangun Nawoko mengatakan bahwa penugasan ini adalah momen yang dinantikan setelah menyelesaikan latihan pratugas.
Baca Juga: Yonarhanud 1 Kostrad dan Warga di Perbatasan Perbaiki Saluran Air Bersih
"Latihan itu sesungguhnya adalah untuk mempersiapkan kalian, agar kalian mampu menghadapi bahayanya daerah operasi, agar kalian mampu menghadapi sulitnya daerah operasi, agar kalian mampu menghadapi kerasnya daerah pertempuran agar kalian mampu menghadapi penderitaan di daerah pertempuran," kata Bangun.
Lebih lanjut ia juga menekankan pentingnya kesiapan mental dan tekad juang prajurit dalam menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat di tanah Papua.
Baca Juga: Kabar Terbaru Calon Kapal Induk Pertama RI, TNI AL Mulai Siapkan Awak
"Wahai anak-anakku, petarung andalanku kalian ke Papua untuk melaksanakan tugas suci, karena di tanah Papua masih terjadi angkara murka, masih ada segelintir orang yang kegiatannya mengganggu stabilitas keamanan dan meresahkan masyarakat dan itu tidak boleh terjadi di tanah Papua. Tugas operasi itu standar pengabdian tertinggi untuk itu kuatkan hati kalian teguhkan niat kalian, tugas kalian adalah untuk melaksanakan panggilan ibu Pertiwi untuk menjaga kedaulatan dan memberikan rasa aman di Papua," tutup Bangun. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































