HANKAM

Rangkaian Super Garuda Shield 2026, Libatkan 5.000 Personel Militer dari 15 Negara

IPC Super Garuda Shield 2026
IPC Super Garuda Shield 2026. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Latihan gabungan bersama (latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026 segera dimulai, dengan diikuti personel militer dari Indonesia, Amerika Serikat (AS), dan 13 negara mitra.

Rangkaian latihan digelar pada 31 Agustus hingga 11 September 2026. Pembukaan SGS 2026 dilaksanakan di markas Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, pada 31 Agustus 2026.

Baca Juga: Cegah Kebakaran Hutan di Paniai, Marinir dan Warga Patroli Sisir Titik Api

Kemudian, latihan airborne dilaksanakan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat TNI AD Baturaja, Sumatra Selatan, pada 4 September 2026. Tiga hari berselang, acara puncak latihan digelar di tempat yang sama.

Pada hari terakhir, 11 September 2026, digelar cultural day dan penutupan Latgabma SGS 2026 di Puslatpur Kodiklat TNI AD Baturaja.

“Latihan yang melibatkan sekitar 5.000 personel militer gabungan ini menunjukkan tujuan bersama negara-negara peserta dalam meningkatkan interoperabilitas dan kesiapan untuk menghadapi tantangan regional,” tulis siaran pers Kedutaan Besar AS, dikutip Sabtu (29/8).

Kedubes AS menulis, latihan rutin satu tahunan ini mencerminkan komitmen pemerintah AS terhadap perdamaian melalui kekuatan serta kemitraan yang langgeng dengan Indonesia.

Baca Juga: Aksi Memukau Para Srikandi TNI AD: Tiarap dan Membidik Jarak 100 Meter tanpa Ragu!

“Super Garuda Shield 2026 memberikan kesempatan luar biasa bagi pertukaran profesional yang memperkuat kemitraan kita melalui pembelajaran dan pelatihan bersama,” tulis Kedubes AS.

Adapun latihan SGS 2026 mencakup pertukaran ahli dan lokakarya pengembangan profesional, latihan komando dan kendali, operasi pelatihan maritim yang melibatkan unsur angkatan laut dan penjaga pantai serta latihan lapangan gabungan dan terpadu.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.