Cegah Kebakaran Hutan di Paniai, Marinir dan Warga Patroli Sisir Titik Api

Jakarta, IDM – Pasukan satuan tugas pengamanan perbatasan (satgas pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir menyisir kawasan hutan di Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Bersama warga Kampung Boutai Dagouto, prajurit Marinir memeriksa area rawan demi mencegah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat (28/8).
Patroli gabungan ini menembus wilayah Distrik Wage Muka, Enarotali. Tim menyusuri area bervegetasi kering serta lahan terbuka yang rentan memicu munculnya titik api.
Baca Juga: Aksi Memukau Para Srikandi TNI AD: Tiarap dan Membidik Jarak 100 Meter tanpa Ragu!
Selama menyisir kawasan hutan Paniai, prajurit memboyong warga lokal untuk memantau langsung kondisi lapangan. Langkah ini memastikan tidak ada aktivitas pembakaran lahan maupun bibit api yang berpotensi meluas.
Selain memantau area rawan, personel Marinir mewanti-wanti warga setempat agar tak membuka lahan dengan cara membakar. Pembakaran liar berisiko memicu kebakaran besar yang merugikan pemukiman.

Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif 2 Marinir Letkol (Mar) Helilintar Setiojoyo Laksono menegaskan penyisiran hutan bersama warga fokus pada upaya pencegahan sejak dini.
Baca Juga: 50 Prajurit Lanud Dhomber Dikerahkan untuk Kendalikan Kebakaran Lahan
"Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak. Melalui patroli bersama ini, kami ingin memastikan kondisi wilayah tetap aman sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran," kata Helilintar, dikutip dari keterangan Pasmar 1, Sabtu (29/8).
Lewat pengawasan ketat di lapangan ini, Marinir dan masyarakat Paniai memperketat penjagaan hutan. Komunikasi intensif kedua pihak menutup celah munculnya kebakaran hutan di kawasan Papua.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































