HANKAM

Puspenerbal Pindahkan 8 Pesawat ke Tanjung Pinang dan Biak, Ini Daftarnya

Peresmian pemindahan 8 unit pesawat
Peresmian pemindahan 8 unit pesawat dari Wing Udara 2 Sidoarjo ke Wing Udara 1 Tanjung Pinang dan Wing Udara 3 Biak, Selasa (4/6). (Foto: Dok. Dispen Puspenerbal)

Jakarta, IDM – Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) resmi memindahkan 8 unit pesawat jenis fixed wing dan rotary wing dari Wing Udara 2 Sidoarjo, Jawa Timur, ke Wing Udara 1 Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, dan Wing Udara 3 Biak, Papua.

Peresmian pemindahan 8 unit pesawat tersebut dipimpin oleh Komandan Puspenerbal (Danpuspenerbal) Laksamana Muda Sisyani Jaffar dan dihadiri Komandan Wing Udara 2 Sidoarjo Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah di Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Selasa (4/6).

Proses serah terima diawali dengan sambutan dari Sisyani dan dilanjutkan penandatanganan berita acara serah terima pemindahan masing-masing pesawat yang diberikan kepada Komandan Wing Udara 1 Tanjungpinang Kolonel Laut (P) Gugus Wahyu dan Komandan Wing Udara 3 Kolonel Laut (P) Ahmad Novam H.

Baca Juga: Satgas Operasi Damai Cartenz Tangkap Pelaku Jual Beli Senjata ke KKB

"Pemindahan 8 unit pesawat dari Wing Udara 2 Sidoarjo, meliputi satu unsur CN-235 MPA P-8306 dan satu unsur helikopter Panther AS 565 MBe HS-1303 untuk Wing Udara 3 Biak," ujar Kadispen Puspenerbal Kolonel Laut (KH) Rohman Arif dalam keterangannya, dikutip Rabu (5/6).

Peresmian pemindahan 8 unit pesawat
(Foto: Dok. Dispen Puspenerbal)

Kemudian, enam unit pesawat lainnya dari Wing Udara 2 Sidoarjo dipindahkan ke Wing Udara 1 Tanjung Pinang, meliputi satu unsur CN-235 MPA sebagai patroli maritim, dua helikopter Panther AS 565 MBe untuk peperangan antikapal selam.

"Lalu, satu helikopter Bell 412 EP serta dua unsur pesawat udara latih jenis Baron G-58," tulis Rohman.

Baca Juga: Indonesia Mulai Bangun Unit Kedua Fregat Merah Putih untuk TNI AL

Adapun pemindahan 8 unit pesawat dari Wing Udara 2 Sidoarjo bertujuan menambah kekuatan unsur udara Wing Udara 1 Tanjung Pinang dan Wing Udara 3 Biak.

"Nantinya untuk meningkatkan pelaksanaan operasi di wilayah kerja Wing Udara 1 Tanjung Pinang dan Wing Udara 3 Biak dalam mengamankan wilayah perairan laut Indonesia," tandasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.