IN FRAME

Program Tanam Padi TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma

Lanud Halim Perdanakusuma01 / 08
(IDM/Septo Kun Wijaya)
GALERI · FOTO 01 / 08
Lanud Halim Perdanakusuma

Program Tanam Padi TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma

(IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M Tonny Harjono, memperlihatkan bibit-bibit padi sebelum ditanam di Taman Wisata Edukasi Pertanian Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, (20/11).

Penanaman padi secara simbolik di area persawahan seluas 6,5 hektare milik TNI Angkatan Udara tersebut, dilakukan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Kapal Perang Australia HMAS Adelaide Berlabuh di Jakarta

Dalam kegiatan tersebut, Tonny bersama para pejabat TNI AU dan perwakilan dari Pemerintah Kota Jakarta Timur mengenakan caping dan sepatu bot saat menanam padi. Kelompok Petani Tengah Kota Halim Perdanakusuma juga turut serta dalam acara itu.

Selepas menanam padi, Tonny bersama perwakilan Pemerintah Kota Jakarta Timur, menunjukka beras hasil program penanaman padi yang selama ini sudah dilakukan TNI AU dan warga sekitar. (IDM/Septo Kun Wijaya)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.