Prajurit Yontaifib 1 Marinir Pelihara Kemampuan Selam Tempur

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) 1 Marinir berlatih pemantapan selam tempur, dipimpin Komandan Yontaifib 1 Marinir Mayor (Mar) Laili Nugroho, Jakarta, Rabu (4/10).
Laili menjelaskan salah satu tugas utama Taifib adalah sebagai pasukan khusus TNI AL, khususnya Korps Marinir yang memiliki kemampuan melaksanakan operasi khusus.
Baca Juga: KSAU Beri Pengarahan kepada Tim Demo Udara Peringatan HUT ke-78 TNI
Kemampuan tersebut meliputi infiltrasi, eksfiltrasi atau penyusupan, dan keluar dari daerah musuh secara rahasia di mana para penyelam akan diluncurkan melalui lubang torpedo kapal selam.

"Latihan ini juga untuk meningkatkan kemampuan dalam kondisi tertentu pada saat mendukung pelaksanaan tugas operasi," kata Laili dikutip dari keterangan Pasmar 1.
Baca Juga: Ksatria Pandawa Duet Bersama Puskesmas Mumugu, Ajari Hidup Sehat Sambil Belajar
Ia melanjutkan, mengingat tingginya tingkat kesulitan dan resiko yang harus dihadapi maka setiap personel yang terlibat dalam kegiatan ini benar-benar harus memahami Standar Operasi Prosedur (SOP) yang ada.
"Laksanakan koordinasi dan komunikasi yang baik antara prajurit, sehingga dapat dihindari kerugian, baik personel maupun materiil," jelasnya. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































