Prajurit TNI Terima Ganbatt Medal Parade di Lebanon Selatan

Jakarta, IDM – Prajurit TNI kembali mendapatkan pengakuan dunia internasional dalam menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan.
Dilansir keterangan dari instagram milik indobatt_xxiii_s, Kamis (19/6) ada beberapa negara termasuk Indonesia yang menerima penghargaan ini yang disebut Ganbatt Medal Parade. Medali diberikan sebagai simbol penghargaan atas keberanian, profesionalisme dan semangat menjaga perdamaian di wilayah rawan konflik.
Baca Juga: Rampungkan Pendidikan Setukpa A-32, 150 Siswa Lulus Menjadi Perwira TNI AU
Komandan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL, Kolonel Inf Raja Gunung Nasution mengapresiasi para prajurit yang telah mengukir prestasi tak ternilai.
“Ini bukan sekadar medali. Ini adalah pengakuan dunia atas kerja keras dan pengorbanan mereka di medan misi,” ujar Komandan Satgas, yang tampak berbincang hangat dengan beberapa prajurit usai upacara.
Baca Juga: TNI AU dan Angkatan Udara AS Gelar Latihan JCET Teak Iron 2025
Momen itu menjadi lebih istimewa karena bukan hanya tentang penghargaan, tapi juga tentang semangat persaudaraan lintas negara. Di lapangan itu, prajurit Indonesia, Ghana, dan negara-negara lainnya berdiri sejajar satu misi, satu tujuan yaitu menjaga perdamaian dunia.
UNP 5-66 yang menjadi lokasi upacara bukan tempat asing bagi para penjaga perdamaian. Terletak di desa Al Qawzah, markas ini memiliki nilai historis dan strategis dalam misi UNIFIL. Tahun lalu, bahkan Panglima UNIFIL sempat berkunjung ke sini untuk menyaksikan langsung kontribusi kontingen yang bertugas. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































