TNI AU dan Angkatan Udara AS Gelar Latihan JCET Teak Iron 2025

Jakarta, IDM – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) menggelar latihan Joint Combined Exchange Training (JCET) Teak Iron di Pangkalan Udara Soewondo, Medan selama 11 hari hingga 20 Juni mendatang.
Latihan bilateral tahunan ini melibatkan 353rd Special Operations Wing militer Amerika Serikat dan sekitar 30 personel dari Satbravo 90, serta satuan Quick Reaction Force di bawah Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU. Adapun, upacara pembukaan digelar di Aula Batalyon Komando 469.
Baca Juga: Tindaklanjuti Kesepakatan Prabowo-Erdogan, Wakil KSAU Terima Delegasi SSB Türkiye
“Saya menyambut hangat delegasi dari Komando Operasi Khusus Angkatan Udara Amerika Serikat, kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama pertahanan dan interoperabilitas," kata Komandan Satbravo 90 Kopasgat, Kolonel Rully Arifian, melansir keterangan resmi Kedutaan Besar AS di Jakarta, Rabu (18/5).
“Latihan JCET Teak Iron 2025 memiliki nilai strategis yang signifikan dan menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta doktrin terkini dalam operasi khusus, sehingga memperkaya profesionalisme personel kedua negara," sambungnya.
Baca Juga: Rampungkan Pendidikan Setukpa A-32, 150 Siswa Lulus Menjadi Perwira TNI AU
Latihan ini difokuskan pada beberapa area operasional utama, antara lain pengintaian khusus (special reconnaissance), keterampilan menembak tingkat lanjut (advanced marksmanship), penembakan jarak jauh hingga pelatihan penanganan korban massal. Tujuannya untuk meningkatkan interoperabilitas, membangun kapasitas bersama, dan memperkuat kemitraan militer yang telah terjalin lama antar kedua negara. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































