Prajurit Garuda Tetap Jaga Perdamaian di Lebanon

Jakarta, IDM – Prajurit Garuda Satgas Batalyon Infanteri Mekanis (Yonmek) TNI Konga XIII-R UNIFIL tetap melaksanakan tugasnya menjaga misi perdamaian di Lebanon.
Mengutip keterangan dari Penerangan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-R UNIFIL, Selasa (5/11), tugas sesuai standard operating procedure (SOP) itu dilakukan meski eskalasi konflik tengah meningkat di wilayah tersebut.
Baca Juga: Latihan Bareng Rusia, TNI AL Dukung Netralitas Indonesia
Adapun beberapa ketegangan yang dialami para personel adalah terdengarnya suara ledakan roket, air strike, artileri, tembakan tank markava, hingga rentetan senjata mesin selalu terdegar di sekeliling wilayah area of responsibility (AOR) Indobatt.
"Namun itu semua tidak menyurutkan semangat para Prajurit Garuda Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-R/UNIFIL dalam melaksanakan aktivitas dan memastikan tetap berada di posisi dengan melaksanakan kegiatan sesuai dengan SOP," tulis keterangan tersebut.
Baca Juga: Etape Ketiga di Pasifik Selatan, KRI Wahidin Berlayar ke Vanuatu
Sejumlah kegiatan yang tetap dilakukan para prajurit yakni patroli, penjagaan operasi, tactical operations center (TOC) dan main gate hingga pendistribusian logistik untuk sejumlah wilayah, kendati akses menuju area tersebut sulit ditempuh. (un)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































