HANKAM

Pimpin Sertijab, Ini Pesan KSAU kepada Dankoharmatau dan Dankopasgat yang Baru

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono memimpin serah terima jabatan Komandan Koharmatau dan Komandan Kopasgat. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Dua jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Udara (TNI AU) yaitu Komandan Komando Pemeliharaan Materiil Angkatan Udara (Dankoharmatau) dan Komandan Pasukan Gerak Cepat (Dankopasgat) diserahterimakan dari pejabat lama kepada pejabat baru, sesuai dengan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor 7/I/2025 tanggal 3 Januari 2025.

Untuk itu, TNI AU menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono di Mako Kopasgat, Bandung, Jumat (17/1).

Baca Juga: Puspenerbal Kembali Cetak Kopilot Helikopter Anti-kapal Selam Panther

Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangan persnya yang dikutip Sabtu (18/1) menjelaskan, usai sertijab maka jabatan Dankoharmatau resmi diemban oleh Marsma TNI Asfan Jauhari, yang menggantikan Marsda TNI Oki Yanuar. Sementara itu, Marsda TNI Deni Muis resmi dilantik sebagai Dankopasgat untuk menggantikan Marsda TNI Yudi Bustami.

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
Upacara serah terima jabatan Komandan Koharmatau dan Komandan Kopasgat yang dipimpin oleh KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono. (Foto: Dok. Dispenau)

KSAU berpesan agar para komandan baru Koharmatau dan Kopasgat dapat terus meningkatkan profesionalisme, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) TNI AU. “Personel yang unggul adalah kunci menghadapi dinamika tantangan di masa depan,” kata Tonny.

Hal tersebut selaras dengan peran strategis masing-masing satuan dalam mendukung kesiapan operasi TNI AU di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks di masa depan. Sebagai garda terdepan dalam pemeliharaan alutsista, termasuk pengembangan inovasi melalui reverse engineering, Koharmatau disebut KSAU memiliki peran strategis dalam memastikan kesiapan operasional alutsista.

Baca Juga: Danpuspomal dan 6 Perwira Tinggi TNI AL Terima Brevet Kehormatan Penerbangan

Marsekal TNI Tonny juga mengapresiasi peran Kopasgat sebagai pasukan elite TNI AU yang mampu menguasai taktik pertempuran darat dan efektivitas air power (kekuatan udara).

Di sisi lain, KSAU menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Marsda TNI Oki Yanuar dan Marsda TNI Yudi Bustami atas dedikasi hingga pengabdian yang telah diberikan sebagai pemimpin Koharmatau dan Kopasgat. Prestasi yang telah diraih oleh masing-masing satuan merupakan cerminan dari kepemimpinan yang tangguh serta visioner. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.