Personel Lanud RSA Bantu Evakuasi Medis Warga Natuna, Wujud Nyata ‘TNI AU Peduli’

Jakarta, IDM - Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna mengerahkan personelnya untuk membantu proses evakuasi udara terhadap seorang pasien yang membutuhkan perawatan medis mendesak.
Dalam prosesnya, personel Lanud RSA dibantu dengan satu unit pesawat Casa A-2104 asal Skadron Udara 4. Pesawat melakukan take off dari Lanud Raden Sadjad Natuna menuju Lanud Hang Nadim, Batam. Setelah itu, pasien akan dievakuasi ke rumah sakit dengan fasilitas yang memadai serta lebih lengkap.
Baca Juga: Sejumlah Tank Amfibi 2 Marinir Gempur Bukit Bantolo Surabaya
“Pasien atas nama Hajamin, laki-laki berusia 52 tahun, berasal dari Desa Ceruk, Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, menderita tumor; penyumbatan pembuluh darah; dan batu ginjal,” tulis Penerangan Lanud RSA dikutip dari keterangan foto instagram @lanud_radensadjad, Selasa (2/4).
Komandan Lanud RSA, Kolonel Pnb Dedy Iskandar mengatakan, evakuasi medis ini merupakan bentuk kepedulian dan wujud nyata dari program ‘TNI AU Peduli’.
Baca Juga: Ratusan Prasis Ikuti Pendidikan Semata PK TNI AU Angkatan ke-87, Bentuk Sikap dan Mental Tamtama
"Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dengan menggunakan sumber daya yang dimiliki oleh TNI AU," kata Danlanud RSA.
Ia menambahkan, TNI AU selalu siap untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam kondisi darurat seperti evakuasi medis ini. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































