Panglima TNI Tinjau Kondisi Prajurit Yonif R 755/ Yalet

Jakarta, IDM - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau kondisi prajurit dan satuan Batalyon Infanteri R 755/Yalet di Distrik Semangga Baru, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Jumat (24/5).
Berdasarkan rilis Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih yang diterima, kedatangan Panglima TNI ke bumi Papua didampingi langsung oleh Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan.
Baca Juga: Program Pilot Training SMEE, Delegasi Angkatan Udara Vietnam Kunjungi Lanud Adisutjipto
Setibanya di Mayonif Yonif 755/Yalet, Agus beserta jajarannya berolahraga mengelilingi asrama atau pangkalan bersama prajurit Yonif 755/Yalet, prajurit TNI AL dari satuan Marinir dan TNI AU dari Lanud Merauke.
Usai olahraga bersama, Agus memberikan pengarahan kepada para prajurit dan ibu-ibu Persit yang menjelaskan berbagai kebijakan dan program TNI.
Baca Juga: Jaga Ekosistem Laut, Rapala Bakamla Kumpulkan Sampah Nyaris 7 Ton di Batam
"Selain untuk melihat prajurit, saya juga meninjau lokasi sentra pangan yang akan ditanam padi. Lokasi ini sesuai apa yang dicanangkan oleh presiden untuk ketersediaan padi atau beras mencukupi," kata Agus.
"Kita harus siap membangung bangsa dan negara ini menjadi lebih baik lagi. Untuk itu, jangan berhenti berlatih dan bina keluarga dengan baik serta perkuat keimanan," lanjutnya. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































