Panglima TNI Lepas 850 Prajurit Satgas Operasi Pengamanan Papua

Jakarta, IDM - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melepas 850 Prajurit Satgas Operasi Pengamanan Papua di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (24/3).
Mengutip Pusat Penerangan TNI, Sabtu (25/3), personel satgas yang diberangkatkan terdiri dari 450 Prajurit dari Yonif R 200/BN pimpinan Letkol Inf R. Siregar dan 400 Prajurit dari Yonif 133/YS pimpinan Letkol Inf Andika Ganesakti. Mereka diberangkatkan menggunakan KRI Banda Aceh 593.
Baca Juga: Tiga Jabatan Strategis Koopskasel Koarmada I Resmi Berganti
Kepada para prajurit, Yudo meyakini kesiapan prajurit mengemban misi menjaga keamanan di wilayah Papua dan Papua Barat. Ia mengatakan, Papua adalah tempat yang aman kendati masih ada gerakan separatis di sejumlah wilayah.
"Secara umum kondisi di Papua dan Papua Barat relatif kondusif, namun di beberapa tempat masih ditemui gangguan keamanan dari kelompok separatis teroris Papua," kata Yudo.
Lebih lanjut, Yudo pun berpesan kepada prajurit untuk membangun komunikasi dan menjaga kedekatan dengan seluruh komponen masyarakat. Ia menegaskan, Papua adalah bagian yang tak terpisahkan dari NKRI.
Baca Juga: Pangkostrad Pimpin Sertijab Pangdivif 3 Kostrad
"Prajurit yang bertugas harus mampu membangun komunikasi positif dengan para tokoh di Papua untuk mencari solusi terbaik dari setiap permasalahan yang ada" ungkap dia.
Kehadiran Yudo dalam pelepasan ratusan prajurit itu dilakukannya untuk memberi semangat sekaligus mengecek kelengkapan prajurit untuk misi satu tahun kedepan. Kelengkapan sesuai standar operasi TNI meliputi sepatu PDL, baju loreng, alat navigasi darat hingga teropong. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































