Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menegaskan operasi penyelamatan pilot Susi Air akan ditingkatkan usai satu prajurit Yonif Raider 321/Galuh Taruna (Yonif R 321/GT) tewas diserang Kelompok Separatis Terorisme (KST) di Nduga, Sabtu (15/4).
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono akan menerjunkan 18.000 personel TNI untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2023. Prajurit dari semua matra, kata Yudo, bakal dikerahkan untuk membantu Polri memantau pergerakan momen tahunan tersebut.
Menjelang arus mudik Lebaran 2023, pemerintah terus memastikan kesiapan transportasi hingga terminal yang akan diakses pemudik, baik yang menempuh jalur darat, udara dan laut.
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengungkapkan, pihaknya memilih untuk mengedepankan langkah-langkah persuasif dalam upaya pembebasan pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens yang sampai saat ini masih disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono akan mengerahkan kekuatan TNI untuk mendukung pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2023. Yudi mengatakan selain menyiapkan jajaran Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil), TNI juga akan menyiagakan sejumlah alutsista untuk menjamin kelancaran momen tahunan tersebut.
Indonesia akan mendapatkan hibah alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari Australia, berupa 15 unit kendaraan taktis (rantis) Bushmaster dalam kondisi refurbished.
KRI Teluk Palu-523 bersiap menuju Papua untuk membawa pasukan dan materiil Batalyon Infanteri 527/Baladibya Yudha dari Lumajang, Jawa Timur dan Batalyon Infanteri 407/Padma Kusuma, dari Tegal, Jawa Tengah.