Panglima TNI Yudo Dianugerahi Gelar Adat Dayak

Jakarta, IDM - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dianugerahi gelar adat dayak oleh Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah.
Mengutip keterangan Pusat Penerangan TNI, Jumat (31/3), penganugerahan itu diterima Yudo saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kodam XII/Tanjungpura. Prosesi penganugerahan langsung dipimpin oleh Ketua Umum DAD Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (30/3).
Gelar adat dayak yang dianugerahkan kepada Yudo yakni Mantir Hai Panambahan, Antang Randan Karambang Pulau Mandereh Danum, Hambulat Nusa Hapamantai Tambun, Tisan Nyaruntai Paluru Barantai, Tisan Mandui Asep Sandawa Laut. Gelar tersebut berarti Panglima TNI adalah warga kehormatan masyarakat adat Dayak seorang yang gagah, berani, disegani, arif, bijaksana, ahli strategi, mampu menjaga pertahanan dan keamanan serta keutuhan NKRI.
Baca Juga: Akhir Maret 2023 Panglima TNI Mutasi 219 Perwira, Ini Daftar Lengkapnya
Pemberian gelar pada Yudo ditandai dengan penyematan pakaian serta hiasan kepala khas dayak. Agustiar Sabran mengungkap, gelar yang diserahkan pada Yudo tersebut merupakan penghargaan dari masyarakat adat Dayak kepada Panglima TNI yang mengemban tugas menjaga keamanan dan kedaulatan negara. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































