TNI Kerahkan 18.000 Personel Amankan Arus Mudik Lebaran 2023

Jakarta, IDM - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono akan menerjunkan 18.000 personel TNI untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2023. Prajurit dari semua matra, kata Yudo, bakal dikerahkan untuk membantu Polri memantau pergerakan momen tahunan tersebut.
"Di seluruh nanti Kodam maupun jajaran TNI AD, AL, dan AU kurang lebih 18.000 prajurit akan kita kerahkan nanti untuk membantu Polri dan Pemerintah Daerah dalam pengamanan ini," kata Panglima TNI Laksamana Yudo Margono di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (13/4).
Baca Juga: Masuk Markas KKB, Prajurit Kostrad Amankan Senjata dan Munisi
Selain belasan ribu personel, Yudo juga menyebut pihaknya telah menyiapkan sejumlah alutsista. Menurutnya, alutsista ini hanya akan digunakan bila dibutuhkan dan menjadi priotitas mengamankan situasi Lebaran 2023.
Kendati demikian, Yudo mengungkap Komando Lintas Laut Militer (kolinlamil) dipastikan bakal mengerahkan KRI untuk menambah armada mudik tahun ini.
"Kita sudah menyiapkan alutsista apabila diperlukan, tapi yang sudah sepakat kemarin Kolinlamil akan menggelar KRI dari Banjarmasin dari Jakarta-Semarang-Surabaya, Surabaya-Semarang-Jakarta," ungkap Yudo.
Baca Juga: TNI AL Amankan Perairan Pascakecelakaan Laut di Banten
Yudo menyampaikan pihaknya juga telah meninjau penyebrangan di Pelabuhan Bakauheni. Ia juga menyebut akan mengerahkan prajurit di pelabuhan Lampung tersebut untuk membantu Polri dalam pengamanan mudik.
"Sampai sekarang kita tinjau penyeberangan Bakaheuni. Tentunya TNI akan mem-BKO kan prajurit untuk membantu Polri untuk pengamanan mudik lebaran ini," kata Yudo. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































