HANKAM

Indonesia Dapat Hibah 15 Rantis Bushmaster, Kebal dari Ranjau

Rapat
Wamenhan RI M Herindra dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono rapat kerja bersama Komisi I DPR RI. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM - Indonesia akan mendapatkan hibah alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari Australia, berupa 15 unit kendaraan taktis (rantis) Bushmaster dalam kondisi refurbished.

Dikutip dari keterangan Puspen TNI, Selasa (4/4), hal tersebut disetujui oleh Komisi I DPR RI saat rapat kerja bersama Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI M Herindra dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono di Jakarta, Senin (3/4).

Herindra menjelaskan, hibah alutsista dari Australia itu juga beserta peralatan yang terdiri dari 13 tipe troops, 1 tipe command, 1 tipe ambulance, dan spare parts pendukung serta akan memberikan beberapa pelatihan mulai 22 Mei-7 Juli 2023 mendatang.

Baca Juga: JAT dan Dynamic Pegasus, Dua Tim Aerobatik yang Siap Unjuk Manuver Udara dalam HUT ke-77 TNI AU

Di kesempatan yang sama, Yudo menyampaikan penerimaan hibah ini akan menjaga hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia, khususnya dalam bidang pertahanan dan operasi perdamaian juga.

Selain itu, hibah tersebut juga akan mengurangi pengalokasian dana pemeliharaan dari item yang sama bagi PMPP TNI untuk jangka waktu tiga sampai lima tahun ke depan.

"Sehingga menghemat anggaran negara yang dialokasikan untuk PMPP TNI," kata Yudo.

Baca Juga: Akan Diberangkatkan ke Papua, Wakil KSAD Cek Kesiapan Prajurit Yonif Raider 300/Brajawijaya

Rantis Bushmaster adalah rantis kendaraan yang cocok digunakan untuk medan padang pasir, dan dapat mengangkut hingga delapan pasukan bersenjata lengkap. Bagian bawah kendaraan didesain menggunakan V hull, untuk meminimalisir efek akibat ledakan ranjau darat (mine blasting).

Kendaran ini juga memiliki kemampuan antiblasting dari bahan peledak sampai dengan 10 kg dan antibalistic terhadap munisi kaliber 7,62 mm serta dapat dilengkapi dengan peralatan antijammer Electronic Counter Measure (ECM). (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.