Panglima TNI: Ada 2 Batalyon Baru yang Akan Dibangun di IKN

Jakarta, IDM - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan nantinya akan ada pembangunan 2 batalyon baru di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini disampaikannya dalam Rapim TNI Polri 2024 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (28/2/2024).
"TNI AD rencana akan membangun dan mengelar 37 Kodam di mana dari 37 Kodam yang akan digelar, 15 Kodam diperkuat dengan Korem, sedangkan 22 Kodam tanpa Korem di bawahnya termasuk pembangunan Kodam IKN dan 2 batalion baru," kata Agus.
Baca Juga: 23 Bintara Mahasiswa Dilatih Poltekad Jadi Tenaga Ahli Keamanan Siber TNI AD
Lanjut Agus, tahun ini juga direncanakan pemindahan personel TNI baik Mabes TNI, TNI AD, AL, dan AU sejumlah 2.820 orang.
Namun demikian pemindahan personel tersebut akan menyesuaikan kesiapan bangunan dan perkantoran di IKN. Hal tersebut selaras dengan visi TNI yang PRIMA dalam hal ini well organized.
Baca Juga: Panglima TNI: Tahun 2024 TNI Gelar 41 Jenis Operasi Dalam Negeri Melibatkan 31.447 Prajurit
"Untuk itu kami sangat mengharapkan dukungan bapak Presiden dalam rangka mewujudkan rencana di atas," harap Agus.
Rapim TNI 2024 ini dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Mohammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Fadjar Prasetyo, Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra, Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani, dan Ketua Komisi I DPR RI Meutia Hafidz. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































