HANKAM

Pangkostrad Pastikan Kesiapan Yonkes 1 Kostrad untuk Misi Kemanusiaan di Gaza

Muhammad Saleh Mustafa
(Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM - Panglima Kostrad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memeriksa kesiapan personel Yonkes 1 Kostrad dan materi yang akan digunakan dalam tugas kemanusiaan di Gaza, Palestina, Kamis (6/6).

Pada kesempatan tersebut, Saleh secara cermat memeriksa kesiapan personel dan materi yang akan digunakan dalam misi kemanusiaan di Gaza.

Saleh mengapresiasi dedikasi dan komitmen para prajurit dalam menjalankan tugas kemanusiaan yang sangat penting ini.

Baca Juga: Prabowo Bertemu Mantan PM Turki di Kemhan, Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan

“Saat ini, tugas kita bukan hanya sekedar sebuah tanggung jawab militer, tetapi juga sebuah panggilan untuk membawa keberhasilan, harapan, dan kemanusiaan kepada mereka yang membutuhkan,” ucap Saleh.

Saleh menyampaikan pesan kepada para prajurit Yonkes 1 Kostrad bahwa misi kemanusiaan ini sangat penting bagi warga Gaza yang sangat membutuhkan bantuan kesehatan, baik obat-obatan maupun tenaga medisnya.

“Kehadiran dan keberadaan kita di Gaza memiliki arti yang sangat besar. Dalam kondisi yang penuh tantangan dan kesulitan, kehadiran prajurit Kostrad disana adalah cahaya harapan bagi banyak orang yang terpapar oleh konflik dan penderitaan. Dengan kemampuan dan keterampilan yang kita miliki, saya yakin kalian semua dapat menjalankan tugas ini dengan baik,” kata Pangkostrad.

Baca Juga: Kodam II/Sriwijaya Akan Rehab 3.257 Rumah Prajurit dan Masyarakat

“Ingatlah, setiap tindakan kecil yang kita lakukan dapat membuat perbedaan besar dalam kehidupan orang lain. Semoga kebaikan yang kita berikan hari ini akan menjadi benih yang tumbuh menjadi kebahagiaan dan perdamaian di masa depan,” lanjutnya.

Untuk itu, Saleh berpesan agar misi mulia ini dapat dijalankan dengan sepenuh hati sehingga dapat meringankan beban rakyat di Gaza.

“Tugas ini merupakan salah satu komitmen Kostrad untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada mereka yang membutuhkan, serta memastikan kesiapan personel dan materi untuk menjalankan tugas dengan baik,” tutup Saleh. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.