HANKAM

Pangkoopsudnas: Misi Demo Udara 17 Agustus Merupakan Kebanggaan Bagi TNI AU

Panglima Koopsudnas Marsdya TNI M. Tonny
Panglima Koopsudnas Marsdya TNI M. Tonny Hardjono saat memberi pengarahan kepada para penerbang TNI AU. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM - Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI M. Tonny Harjono memberi pengarahan kepada para penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU) di crew room Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (11/8).

Pengarahan tersebut diberikan dalam rangka persiapan misi demo udara TNI AU pada peringatan HUT ke-78 Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus mendatang.

Dikutip dari keterangan Dispenau, Minggu (13/8), Panglima Koopsudnas mengungkapkan, misi demo udara ini menjadi suatu kebanggaan, baik bagi TNI AU maupun para penerbang.

Baca Juga: KRI Bima Suci Jadi Tamu Kehormatan Hansen Sail 2023 di Jerman

Untuk itu, Tonny berpesan kepada seluruh personel yang terlibat agar tidak memandang kegiatan ini sebagai ajang rutinitas meskipun mereka telah melaksanakan misi serupa beberapa waktu sebelumnya.

“Utamakan faktor keselamatan terbang dan kerja dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesan Pangkoopsudnas kepada seluruh penerbang dan kru.

Lebih lanjut, ia berharap agar pelaksanaan demo udara peringatan HUT ke-78 RI nanti dapat berlangsung dengan baik, aman dan sukses.

Baca Juga: Semarak HUT ke-78 RI, Danlanud SMH Giatkan Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih di Palembang

Untuk diketahui, pada peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun ini, para penerbang TNI AU akan kembali menunjukkan kemampuan mereka dalam mengawaki pesawat dan bermanuver.

Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon
Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon yang dikerahkan TNI AU dalam misi demo udara peringatan HUT ke-78 RI. (Foto: Dok. Dispenau)

Pertama, sejumlah pesawat tempur F-16 Fighting Falcon TNI AU akan terbang flypass di atas Istana Negara. Mereka terbagi dalam dua flight di mana masing-masing akan membentuk formasi diamond serta bomb burst.

Flypass lainnya akan dipersembahkan oleh helikopter TNI AU berkolaborasi dengan helikopter matra TNI lainnya serta Polri. Helikopter-helikopter tersebut akan mengudara dalam formasi dan membawa bendera Merah Putih raksasa untuk misi pengibaran giant flag.

Baca Juga: Jelang Latihan Gabungan di ASEAN, Mabes TNI-Basarnas Tinjau Lokasi di Natuna

Adapun dua tim aerobatik kebanggaan TNI AU, Jupiter Aerobatic Team dan Tim Pegasus, akan unjuk kebolehan bermanuver masing-masing dengan pesawat KT-1B Woong Bee dan Helikopter Colibri. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.