HANKAM

Pangkoopsudnas Hadiri Apel Penyambutan Satgas Kemanusiaan Gabungan TNI Usai Bertugas di Filipina

Pangkoopsudnas Marsdya TNI Tedi Rizalihadi
Pangkoopsudnas Marsdya TNI Tedi Rizalihadi menghadiri apel penyambutan tim kemanusiaan gabungan TNI yang usai bertugas di Filipina. (Foto: Dok. Penerangan Koopsudnas)

Jakarta, IDM – Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi hadir menyambut kedatangan satuan tugas (Satgas) kemanusiaan gabungan TNI yang berhasil menyelesaikan tugas mereka di Filipina.

Penyambutan tersebut digelar dalam apel yang dilaksanakan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (11/11). Kedatangan Satgas kemanusiaan gabungan TNI, yang dipimpin oleh Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya tersebut diterima langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

"Tim kemanusiaan gabungan TNI kembali ke tanah air setelah sukses menyelesaikan misi kemanusiaan membantu distribusi bantuan logistik bagi korban bencana alam badai Tropis "Kristine" di Filipina," tulis Penerangan Koopsudnas dalam keterangan resminya yang diterima Redaksi, Senin (11/11).

Baca Juga: KSAD Minta Prajurit TNI AD Dekat dengan Rakyat dan Jangan Disakiti

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI atas nama pemerintah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi serta kerja keras personel Satgas yang telah melaksanakan tugas mulia dalam misi kemanusiaan.

Tim kemanusiaan gabungan TNI
Tim kemanusiaan gabungan TNI usai bertugas di Filipina dan disambut oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto beserta jajaran pejabat TNI. (Foto: Dok. Penerangan Koopsudnas)

"Kehadiran Satgas bantuan kemanusiaan merupakan wujud solidaritas dan persaudaraan antara anggota ASEAN dalam penanggulangan bencana alam," kata Agus.

Pemerintah Indonesia melalui TNI, mengirimkan Satgas kemanusiaan berupa dua helikopter (1 unit H225 M Caracal TNI AU dan 1 unit Mi-17 TNI AD), beserta 24 personel gabungan, dengan tugas melakukan evakuasi serta mendistribusikan bantuan logistik ke daerah terdampak bencana.

Baca Juga: Terbitkan Memoar, Mantan Sekjen Kemhan Bagikan Pandangan tentang Kemandirian Inhan

Sebagai bentuk apresiasi, Kepala Staf AB Philipina menganugerahkan Award of the Military Civic Action Medal kepada 24 personel TNI. Kemudian, Panglima TNI atas nama pemerintah juga memberikan penghargaan Satya Lencana Santi Dharma dan Satya Lencana Kebaktian Sosial.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan menganugerahkan penghargaan Dharma Pertahanan dan piagam penghargaan. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.