HANKAM

Pangkohanudnas: Revitalisasi Kemampuan Pertahanan Udara Jadi Tulang Punggung Jaga Kedaulatan Negara

Pangkohanudnas, Marsdya TNI Andyawan Martono
Pangkohanudnas, Marsdya TNI Andyawan Martono (tengah) bersama pejabat utama Kohanudnas menggelar STB di Makohanudnas, Jakarta, Rabu (7/1). (Foto: Instagram @kohanud_nasional)

Jakarta, IDM – Mengantisipasi dinamika keamanan global yang sedang terjadi, TNI menggelar Square Table Discussion (STB) di Makohanudnas, Jakarta, Rabu (7/1).

Rapat yang dipimpin Pangkohanudnas, Marsdya TNI Andyawan Martono, selain membahas dinamika global juga dampak terhadap strategi pertahanan udara nasional dalam menghadapi ancaman modern.

Baca Juga: Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika Terima Penghargaan dari Presiden Prabowo, Ini Jasanya

Andyawan menyebut, revitalisasi kemampuan pertahanan udara merupakan tulang punggung dalam menjaga kedaulatan negara. Meski Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) jadi satuan yang baru saja diaktifkan kembali, kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas utama.

“Termasuk melalui penguatan interoperabilitas dengan unsur TNI AU, Angkatan Darat, dan Angkatan Laut dalam sistem pertahanan udara nasional yang terpadu,” kata Andyawan.

Selain itu, forum ini juga membahas perkembangan situasi keamanan internasional, termasuk operasi militer dan dinamika politik di kawasan global, sebagai konteks strategis yang perlu dicermati dalam perumusan kebijakan pertahanan.

Baca Juga: Jelang Hadirnya Rafale, TNI AU Pindahkan Operasional Hawk 109/209 ke Skadron Udara 1 Lanud Supadio

Pembahasan diarahkan untuk menggali pelajaran strategis serta menajamkan analisis Kohanudnas dalam menyusun langkah antisipatif menghadapi spektrum ancaman multidomain.

Diskusi yang diikuti para pejabat utama Kohanudnas ini diharapkan dapat memperkaya perumusan kebijakan operasional dan taktis, sekaligus menjadi dasar evaluasi dalam membangun pertahanan udara nasional yang efektif, profesional, dan adaptif terhadap dinamika lingkungan strategis global. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.