HANKAM

Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika Terima Penghargaan dari Presiden Prabowo, Ini Jasanya

Dankodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika
Dankodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. (Foto: Penkodiklat TNI)

Jakarta, IDM – Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI (Dankodiklat TNI) Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Penghargaan ini diberikan saat rangkaian kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang digelar di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1).

Baca Juga: Wujudkan Postur Pertahanan AMPUH, TNI AU Matangkan Rencana Pembangunan Infrastruktur Lanud HND dan Lanud HLO

Dilansir dari keterangan Penkodiklat TNI, penganugerahan tanda kehormatan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas jasa dan kontribusi nyata Dankodiklat TNI dalam mendukung program strategis nasional swasembada pangan.

Satyalancana Wira Karya merupakan tanda kehormatan yang dianugerahkan kepada warga negara Indonesia yang berjasa besar dalam bidang pembangunan nasional, khususnya atas karya dan pengabdian yang memberikan manfaat langsung bagi kepentingan bangsa dan negara.

Baca Juga: Bakamla Bangun 35 NMSS dan 4 Puskodal, Target Selesai pada 2027

Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika merupakan Perwira Tinggi TNI bintang tiga, alumni Akademi Militer Tahun 1991. Sebelum menjabat sebagai Dankodiklat TNI, Naudi telah mengemban sejumlah jabatan strategis, antara lain sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) II/Sriwijaya dan Asisten Teritorial Panglima TNI (Aster Panglima TNI).

Penganugerahan Satyalancana Wira Karya ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kodiklat TNI untuk terus meningkatkan kontribusi nyata dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam membangun bangsa dan memperkuat ketahanan nasional. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.