HANKAM

Menhan Prabowo dan Presiden Xi Jinping Bahas Penguatan Keamanan Maritim Asia Tenggara

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam kunjungan kerjanya bertemu Presiden Cina Xi Jinping di Beijing, Senin (1/4). (Foto: Dok. Kemhan RI)

Jakarta, IDM - Indonesia dan Cina menyepakati rencana penguatan kemitraan strategis, khususnya kerja sama pertahanan dalam menjaga keamanan maritim di wilayah Asia Tenggara.

Hal tersebut dibahas dalam pertemuan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan Presiden Cina Xi Jinping di Beijing, Senin (1/4).

"Terkait kerja sama pertahanan, saya memandang Cina adalah salah satu mitra kunci dalam memastikan perdamaian dan stabilitas kawasan," ungkap Prabowo, dikutip dari keterangan Kemhan RI, Selasa (2/4).

Baca Juga: KSAL: Kopaska Harus Mampu Menjadi Pengganda Kekuatan Tempur

Menanggapi hal itu, Jinping menegaskan Cina siap berkontribusi positif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas regional serta global. Oleh karena itu, kerja sama dengan Indonesia dinilai penting untuk menjaga keamanan maritim di wilayah Asia Tenggara.

Keterangan Kemhan RI menyebut Cina juga menyatakan kesiapannya untuk memperdalam kerja sama maritim dengan Indonesia, sebagai langkah memperkuat hubungan kedua negara di bidang kelautan.

Di samping itu, Prabowo juga menyampaikan komitmen memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia. Ia berharap kedua negara ini dapat saling menggali potensi dan peluang kerja sama.

Baca Juga: Prajurit Satgas Yonif 509 Condromowo Cukur Rapi Warga Papua

"Saya juga berkomitmen memenuhi kebutuhan alutsista Indonesia, termasuk peningkatan kerja sama industri pertahanan dan dialog produktif, serta kerja sama antar-matra," ujarnya.

Sementara itu, Jinping menyatakan keinginan Cina mengimplementasikan kerja sama strategis komprehensif dengan Indonesia. Hal ini menunjukkan keinginan Cina untuk memperkuat hubungan dengan Indonesia dalam berbagai bidang, termasuk pertahanan, ekonomi, dan keamanan. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.