Longsor Cisarua, Pusgeosau Kerahkan Drone Kumpulkan Data Geospasial di Lokasi Bencana

Jakarta, IDM – Pusat Geospasial TNI Angkatan Udara (Pusgeosau) mengerahkan drone Avia Hybrid di lokasi bencana Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Pengerahan drone tersebut bertujuan untuk mengumpulkan data geospasial di wilayah terdampak, khususnya yang sulit dijangkau. Melalui citra udara beresolusi tinggi yang dihasilkan, kondisi medan serta luasan longsoran dapat dianalisis secara lebih akurat.
Baca Juga: KRI Prabu Siliwangi Uji Meriam 127mm, TNI AL Kembali ke Era ‘Kaliber Besar’
Selain itu, citra udara juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi jalur evakuasi, kondisi permukiman warga, serta infrastruktur yang terdampak longsor.

Data hasil pemantauan udara akan menjadi bahan pendukung bagi pemerintah daerah dan instansi terkait dalam pencarian korban hilang, operasi SAR, serta penanganan darurat.
Baca Juga: Dalam Setahun, TNI AD Target Bangun hingga 7.000 Jembatan
Kapusgeosau Marsda TNI Ferdinand Roring mengatakan, penggunaan drone Avia Hybrid memungkinkan pemantauan dilakukan secara cepat, akurat, dan aman, terutama di lokasi yang berisiko tinggi bagi personel di lapangan.
“Keterlibatan TNI Angkatan Udara dalam penanggulangan bencana ini merupakan bagian dari operasi militer selain perang (OMSP), khususnya dalam mendukung bantuan kemanusiaan dan penanganan bencana alam,” jelas Kapusgeosau dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Kamis (29/1). (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































