Dalam Setahun, TNI AD Target Bangun hingga 7.000 Jembatan

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menargetkan membangun 6.000-7.000 jembatan di seluruh Indonesia dalam satu tahun.
Hal ini diungkapkannya dalam rapat evaluasi lewat daring seperti dikutip dari unggahan instagram resmi Kodam II/Sriwijaya, Kamis (29/1).
"Jenderal Maruli menegaskan target pembangunan 6.000 hingga 7.000 jembatan di seluruh Indonesia yang harus tuntas dalam waktu satu tahun," tulis keterangan Kodam II/Sriwijaya.
Untuk mencapai hal tersebut, Maruli menginstruksikan para Panglima Kodam (Pangdam) agar memperketat kontrol terhadap Komandan Korem (Danrem) dan Komandan Kodim (Dandim) sebagai ujung tombak eksekusi di lapangan.
"Manajemen yang optimal dari tingkat atas hingga bawah menjadi kunci agar pembangunan infrastruktur dapat terealisasi lebih cepat dari jadwal semula," kata Maruli.
Baca Juga: TNI AD Resmikan Batalion Baru di Maluku, Namanya Yonif TP-865/Satria Manewata
Lebih lanjut dalam rapat tersebut Maruli juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja yang dinilai sukses menjalankan manajemen lapangan secara luar biasa.
"Selama dua bulan masa bencana, telah menyelesaikan 18 titik jembatan Bailey, puluhan titik jembatan perintis, serta ratusan titik sarana air bersih dan MCK," kata Maruli. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































