Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membeberkan hasil pembangunan infrastruktur yang dilakukan TNI AD dalam setanun. Hal ini dikatakannya saat meninjau Jembatan Gantung Garuda yang dibangun TNI AD bersama masyarakat di Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan beberapa waktu lalu.
Sejumlah masyarakat yang mayoritas anak-anak sekolah di Desa Bintang Permata, Kabupaten Bener Meriah, Aceh antusias menyambut selesainya pembangunan jembatan bailey. Jembatan ini dibangun prajurit TNI AD di Kodam Iskandan Muda (IM).
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyebut TNI AD kekurangan material untuk program pembangunan jembatan di seluruh Indonesia hingga harus mendatangkan dari luar negeri.
Prajurit TNI dari Batalion Zeni Tempur (Yonzipur) 4/Tanpa Kawandya bersama personel Komando Distrik Militer (Kodim) 0103/Aceh Utara berhasil menyelesaikan pembangunan jembatan Bailey di Alue Leuhob, Cot Girek, Aceh Utara.
TNI lewat Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) merampungkan pembangunan jembatan Bailey di Desa Bener Pepanyi, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Pemerintah terus mempercepat pemulihan konektivitas wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh Utara dengan memprioritaskan pembangunan sejumlah jembatan darurat.
Personel Batalion Zeni Tempur (Yonzipur) 16/Dhika Anoraga Kodam Iskandar Muda telah menyelesaikan pembangunan jembatan bailey di titik jalan menuju Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, Aceh (17/1). Pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung percepatan pemulihan dan peningkatan infrastruktur transportasi di wilayah dataran tinggi Aceh.