TNI AD merampungkan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Senin (12/1). Jembatan Bailey dibangun usai wilayah tersebut terkena banjir bandang dan tanah longsor yang memutuskan akses transportasi warga.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut TNI AD sudah membangun 17 Jembatan Bailey di wilayah terdampak bencana di Sumatra dari target 42 jembatan.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh guna memulihkan akses transportasi dan mobilitas warga.
TNI memprioritaskan rekonstruksi hunian, pemulihan akses transportasi, dan pengaktifan kembali fasilitas umum setelah bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkap adanya dugaan sabotase terhadap pembangunan jembatan bailey di wilayah terdampak bencana di Sumatra.
Pembangunan jembatan Bailey di Kutablang yang berada pada jalur nasional Medan-Banda Aceh, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, telah rampung dan siap difungsikan mulai Sabtu (27/12).
TNI melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda merampungkan jembatan Bailey di Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu (21/12).
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyatakan akan menambah jumlah personel TNI untuk mempercepat proses rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana di wilayah Aceh, Sumatra Utara dan Barat.