HANKAM

KSAD Ungkap Dugaan Sabotase Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatra

KSAD Jenderal TNI Maruli
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. (IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkap adanya dugaan sabotase terhadap pembangunan jembatan bailey di wilayah terdampak bencana di Sumatra.

Dugaan tersebut mencuat setelah ditemukan baut-baut jembatan yang dilepas secara sengaja.

Pernyataan itu disampaikan Maruli dalam konferensi pers di Posko Penanganan Bencana, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, (29/12).

Baca Juga: Soal Isu Aceh, KSAL Minta Prajurit TNI AL tak Mudah Terprovokasi

Ia bahkan menayangkan potongan video sebagai bukti awal adanya tindakan sabotase.

“Ini masih ada orang yang berusaha mensabotase jembatan bailey kita. Dua hari yang lalu baut-bautnya dibongkar. Kami juga tidak menyangka ada orang sebiadab ini,” ujar Maruli.

Maruli menjelaskan, pelepasan baut tersebut berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang sangat bergantung pada jembatan darurat itu untuk mobilitas dan distribusi bantuan.

Baca Juga: Soal Pengibaran Bendera GAM, Panglima TNI: Saya Harap tak Ada Kelompok yang Provokasi

“Dalam kondisi masyarakat sedang bencana, baut-bautnya dibongkar. Terlihat itu berpindah,” katanya.

KSAD menegaskan bahwa pembangunan jembatan bailey merupakan hasil gotong royong antara aparat dan masyarakat.

Ia pun mengingatkan tindakan tersebut justru memperberat penanganan bencana dan berpotensi menambah korban jiwa. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.