HANKAM

TNI Rampungkan Jembatan Bailey di Bireuen Pascabanjir Bandang, Konektivitas Dua Wilayah Pulih

Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Kodam Iskandar Muda
TNI melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Kodam Iskandar Muda merampungkan jembatan Bailey di Bireuen, Aceh. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – TNI melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda merampungkan jembatan Bailey di Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu (21/12).

Jembatan dibangun untuk memulihkan konektivitas wilayah serta mendukung kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Jembatan Bailey Matang Bangka itu mampu menghubungkan Gampong Matang Bangka dengan Gampong Matang Teungoh. Jembatan bailey sebagai pengganti sementara jembatan lama yang rusak parah akibat banjir bandang.

Baca Juga: 55 Perwira TNI Rampungkan Pendidikan Sekkau Angkatan ke-117

“Jembatan darurat ini dibangun menggunakan Bailey tipe 1-1 sepanjang 15 meter atau terdiri dari lima petak dengan material yang disiapkan oleh Zeni Daerah Militer (Zidam),” tulis siaran pers Pusat Penerangan TNI, Senin (22/12).

Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Kodam Iskandar Muda
Jembatan memulihkan konektivitas wilayah serta mendukung kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Proses pembangunan dikerjakan oleh 20 personel Zidam yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam.

Para personel berhasil menyelesaikan pembangunan tepat waktu sesuai target kerja Desember 2025.

Baca Juga: Danlanud Iswahjudi Pimpin Upacara Penutupan Tradisi Terbang Transisi XIII Pesawat T-50i Golden Eagle

Jembatan juga telah melalui uji fungsi untuk memastikan keamanan dan kelayakan penggunaan.

“Dengan berfungsinya kembali Jembatan Bailey Matang Bangka, konektivitas antargampong kini kembali normal dan diharapkan mampu mendorong kelancaran aktivitas warga serta pemulihan roda perekonomian di Kabupaten Bireuen,” tulis Puspen TNI. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.