Pembangunan Jembatan Bailey Kutablang Rampung, Jalur Medan-Banda Aceh Kembali Normal

Jakarta, IDM – Pembangunan jembatan Bailey di Kutablang yang berada pada jalur nasional Medan-Banda Aceh, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, telah rampung dan siap difungsikan mulai Sabtu (27/12).
Melansir keterangan tertulis Puspen TNI, jembatan darurat tersebut diresmikan melalui prosesi adat Peusijuk, sebagai simbol doa dan harapan agar jembatan dapat memberikan manfaat serta keselamatan bagi seluruh pengguna jalan.
Baca Juga: Satgas Indo RDB MONUSCO Rayakan Natal Bersama Masyarakat di Kongo
Selama proses pengerjaan, pembangunan jembatan mendapat pendampingan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Selain itu, percepatan pemasangan konstruksi jembatan turut didukung oleh personel TNI dari Satuan Zeni Kodam Iskandar Muda yang terlibat langsung di lapangan.
Dengan dilaksanakannya prosesi Peusijuk oleh tokoh agama setempat, menandai bahwa jembatan itu sudah dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. Sehinggga, arus lalu lintas di jalur nasional tersebut kembali berjalan normal.
Baca Juga: Korsel akan Bangun Kapal Selam Bertenaga Nuklir, Presiden Korut: Perburuk Ketidakstabilan
"Penyelesaian pembangunan Jembatan Bailey Kutablang dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat berkat solidnya kerja sama seluruh unsur yang terlibat. Personel Zeni Kodam Iskandar Muda bersama tim teknis dari instansi terkait dan pihak kontraktor bekerja secara intensif, bahkan berlangsung siang dan malam, demi memastikan jembatan dapat segera difungsikan dan memenuhi standar keamanan," tulis Puspen TNI.
Adapun, jmbatan Bailey Kutablang dibangun sebagai pengganti sementara jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan berat hingga terputus akibat bencana banjir bandang disertai tanah longsor. Kerusakan itu menyebabkan terhentinya akses transportasi pada jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dengan Kabupaten Aceh Utara serta Kota Lhokseumawe. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































