HANKAM

Jembatan Bailey Teupin Reudep Segera Pulihkan Akses Antarwilayah

Personel Yonzipur 16\Dhika Anoraga
Personel Yonzipur 16/Dhika Anoraga tengah mengerjakan pembangunan Jembatan Bailey Teupin Reudep. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Pembangunan Jembatan Bailey Teupin Reudep yang dikerjakan Yonzipur 16/Dhika Anoraga Kodam Iskandar Muda kini mencapai 99 persen.

Dilansir dari keterangan Penerangan Angkatan Darat, Kamis (18/12), dalam waktu dekat, jembatan sepanjang 39 meter ini akan difungsikan kembali untuk mendukung mobilitas warga Kabupaten Bireuen dan Aceh Utara yang sempat terputus akibat bencana.

Baca Juga: Lima Hari Menjabat, Pangdam Merdeka Kunjungi Prajurit di Zona Merah Papua

Tahap akhir pengerjaan meliputi penyetelan baut lantai serta pemasangan gelagar rambatan sebagai uji kesiapan struktur. Kehadiran jembatan ini dinilai krusial untuk memulihkan arus lalu lintas, distribusi barang, dan layanan publik yang selama ini terganggu.

Selain Teupin Reudep, Kodam Iskandar Muda juga mempercepat pembangunan Jembatan Bailey Kutablang di ruas jalan yang sama.

Jembatan dengan bentang 66 meter tersebut sudah mencapai progres lebih dari 60 persen, ditandai dengan pemasangan lantai dan wings penarik oleh personel gabungan Zidam Iskandar Muda dan Yonzipur 16/Dhika Anoraga.

Baca Juga: Jelang Nataru, Pangkogabwilhan III Pastikan Papua Aman dan Kondusif

Di Kabupaten Bireuen, pembangunan Jembatan Bailey Jeumpa atau Cot Bada juga menunjukkan perkembangan signifikan. Jembatan tipe 1-1 sepanjang 18 meter itu telah rampung sekitar 80 persen, dengan tahapan pekerjaan mencakup pemasangan panel, baut, gelagar lintang, topang sisi, hingga rangka utama.

Rangkaian pembangunan jembatan sementara ini menjadi solusi cepat untuk membuka kembali keterisolasian wilayah, sekaligus memastikan aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.