HANKAM

TNI Kerahkan Personel Zeni Bangun Jembatan Bailey dan Armco di Aceh Utara

Personel Zeni
TNI kerahkan Personel Zeni bangun jembatan Bailey dan Armco di Aceh Utara. (Foto: Dok. Yonzipur 5/ABW)

Jakarta, IDM – Pemerintah terus mempercepat pemulihan konektivitas wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh Utara dengan memprioritaskan pembangunan sejumlah jembatan darurat.

Hingga Rabu (21/1), Satuan Tugas Operasi Penanganan Bencana Alam di Wilayah Aceh masih aktif melaksanakan pembangunan di beberapa titik strategis.

Satgas yang berasal dari Batalion Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW ini mengerjakan pemasangan Jembatan Garuda (bailey) tipe 3-1 sepanjang 15 petak, dua unit jembatan armco masing-masing sepanjang enam meter, serta satu unit jembatan gantung bekerja sama dengan Vertical Rescue Indonesia (VRI).

Baca Juga: Era Perang Lintas Dimensi, Asops KSAL: Prajurit Harus Peka Dinamika Global

Jembatan Garuda dibangun di Desa Matang Serdang, Kecamatan Jambo Aye. Progres pengerjaan telah mencapai 23 persen dan saat ini memasuki tahap penyiapan kepala jembatan (abutment) di sisi tepi dekat.

Sejumlah material utama seperti rangka baja khas jembatan bailey telah tiba di lokasi dan mulai dirakit oleh personel TNI.

“Ketersediaan material menjadi faktor penting agar pembangunan berjalan sesuai rencana dan target waktu,” ujar Dansatgas Operasi Penanganan Bencana Alam di Wilayah Aceh.

Pengerjaan Jembatan Garuda melibatkan 25 personel gabungan dari Yonzipur 5/ABW, Yonzipur 6/SD, serta Dinas Pekerjaan Umum Aceh Utara.

Baca Juga: TNI AD Buat Furnitur untuk Sekolah Terdampak Bencana di Aceh

Sementara itu, pembangunan jembatan armco di Desa Alue Capli, Kecamatan Seunudon, telah mencapai progres 78 persen.

Pekerjaan meliputi pembuatan sloof beton dan penimbunan badan jembatan dengan melibatkan 12 personel TNI.

Di lokasi lain, jembatan gantung VRI sedang dibangun di Gampong Tengah, Kecamatan Sawang. Saat ini pengerjaan difokuskan pada penggalian fondasi tepi dekat dan dikerjakan oleh 66 personel Yonzipur 5/ABW. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.